Luna Maya (Sumber : Instagram/Luna Maya)
Jagat hiburan Indonesia tengah dihebohkan dengan kabar bahagia yang datang dari aktris, model, sekaligus penyanyi Indonesia, Luna Maya. Pasalnya, setelah banyak kasus dan lika-liku yang dilalui dalam hidup, pada akhirnya ia menemukan pasangan yang siap melengkapi kebahagiaannya. Bagaimana cara membangun mental ala Luna Maya? Sehingga Hal ini jadi perayaan besar bagi penggemar, dan banyak perempuan di Indonesia.
Setelah 41 tahun, akhirnya artis cantik yabg dipanggil mbak Bulan oleh netizen itu, bertemu dengan jodoh yang sekaligus akan menjadi teman hidupnya. Ia adalah aktor berbakat keturunan eropa bernama asli Maxime Andre Selam Bouttier, dengan usia yang terpaut cukup jauh yakni 10 tahun lebih muda. Tapi, banyak netizen Indonesia yang menganggap bahwa usia adalah sorotan publik yang terdengar sia-sia, sebab pasangan ini tetap terlihat istimewa.

Sederet masa lalu Luna, membuat masyarakat yakin bahwa Maxime adalah pria yang tulus dan pantas untuk Luna. Banyak perempuan di Indonesia, yang ikut bahagia atas bahagianya mereka. Menariknya, sahabat Luna banyak yang mengungkapkan, bahwa Luna Maya ternyata pernah menyatakan bahwa ia sudah pasrah jika seandainya ia tak akan pernah menikah.

Tentunya sebagai perempuan, kisah ini sangat menarik perhatian. Dimana sebenarnya, berkali-kali Luna Maya diketahui menjalin hubungan dengan pria dengan berbagai latar belakang. Dari mulai musisi hingga pengusaha, namun semuanya tak ada yang berakhir ke pelaminan.
Masyarakat juga berasumsi, seharusnya mudah saja bagi Luna mendapatkan pasangan, mengingat di dunia hiburan sangat berpeluang baginya untuk menemukan pria yang sesuai dan setara dengan dirinya. Namun ternyata, kehidupan mewah dan serba mudah tak lantas membuat seseorang mudah bertemu dengan takdir jodohnya. Jika melihat kisahnya sejak dulu, Luna adalah wanita tangguh, ia telah melewati banyak tantangan hidup dimulai dari goyahnya karir, hingga lika-liku asmara, dan kehidupan pribadinya.
Namun sebagai wanita hebat, hal itu hanya menjadi terpaan kecil bagi seorang Luna Maya. Terbukti setelah banyaknya masalah yang dilalui, bahkan dianggap telah merusak nama baiknya, ia justru semakin mentereng di dunia seni peran di Indonesia. Melihat kisahnya yang menjadi sorotan media, mentalnya patut diapresiasi.
Kekuatan dan pembangunan dirinya dinilai mampu menginspirasi anak muda dan banyak perempuan di Indonesia. Berikut ini terdapat beberapa poin yang memuat pesan dan cara hidup yang dicontohkan oleh Luna yang patut ditiru.

1. Menjalani dan Menikmati Waktu
Luna adalah salah satu selebriti yang pernah terseret kasus, yakni skandal video yang menghebohkan publik. Pada masa itu, tepatnya tahun 2010, karir Luna Maya meredup akibat sanksi sosial yang diterimanya. Saat itu, Luna Maya mengaku hanya berpikir bahwa kehidupannya di dunia entertainment akan selesai. Lalu ia memutuskan untuk menjadi pedagang, menjual tas dan bolak-balik bisnis keluar negeri.
Bersumber dari percakapannya dalam podcast bersama Denny Sumargo dalam kanal YouTube curhat bang Deni Sumargo. Luna ternyata mendapatkan tawaran masuk lagi Televisi setelah setahun kasus itu berlalu. Namun, bayarannya sangat murah dan tidak seperti yang dia dapatkan sebelum ia dihadapkan dengan kasus.
Luna mengaku bahwa ia menerimanya, dan menyadari betul namanya yang buruk saat itu sangat berpengaruh dan harus diperbaiki walaupun memakan waktu. Menjalani proses hidup, dan menikmati siklusnya adalah cara yang dia tempuh. Luna berkata, ia selalu percaya, bahwa setelah hari yang buruk pasti ada sesuatu yang menyenangkan di depan suatu saat nanti.
Dari kisah Luna Maya, kita bisa mengambil pelajaran. Bahwa kekuatan pikiran dan afirmasi yang positif kepada diri kita sendiri adalah suatu hal yang penting. Karena ketika kita menyemangati diri sendiri, dan selalu mengerjakan apapun dengan maksimal, semuanya akan berjalan dengan baik-baik saja.
Seiring waktu, pola pikir manusia akan berubah dan tidak selalu menganggap kamu berada dalam satu fase buruk. Langkahnya adalah, selalu berusaha dan buktikan bahwa kamu tak seburuk yang orang lain pikirkan dan bisa menjadi yang terbaik, versi diri sendiri.
2. Mencintai Hidup
Luna menunjukkan pada publik, bahwa perempuan yang pernah terlihat hina dan buruk justru bisa bangkit. Diakui secara pribadi, meski mental Luna pernah sangat terpuruk, namun ia menyadari betul bahwa orang lain juga pernah, dan bahkan punya masalah. Banyak publik figur yang justru timbul tenggelam setelah menghadapi masalah yang sangat besar, tapi Luna Maya menghadapinya dengan sangat tegar.
Terbukti, ia masih sanggup dan tetap muncul di hadapan publik, saat dirinya menghadapi masalah. Ia berusaha memperbaikinya hingga diterima kembali di tengah masyarakat. Luna Maya menunjukkan bahwa, saat melakukan kesalahan dan kadung memiliki citra buruk, justru harus dijadikan kekuatan.
Hal itu justru dijadikan pacuan untuk terus berkarya dan mempersembahkan sesuatu yang kita bisa. Kita bisa menenunjukkan kepada orang lain, bahwa kehidupan itu tidak melulu dilihat dari sisi buruknya, melainkan sisi baik yang bisa bermanfaat dan berdampak bagi sekitar kita.
3. Selalu Bersyukur
Berterima kasih pada diri sendiri, membahagiakan diri sendiri, dan selalu membahagiakan orang lain. Berbekal banyaknya pengalaman yang ia hadapi, Luna Maya mengaku sangat bersyukur bisa berada di titik ini. Karena walau bagaimanapun, ia mampu dengan kukuh berdiri di kaki sendiri, memperbaiki nama dan karirnya, juga mengembalikan kepercayaan masyarakat atas segala yang telah menimpanya.
Luna Maya berhasil keluar dari zona buruk yang sempat membuatnya terpuruk, meski perlu bertahun-tahun dan tertatih. Dari Luna Maya, kita belajar bahwa seburuk-buruknya kita selalu ada sisi lain yang membuat hati kita lapang dan kembali bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan. Tuhan menguji dengan berbagai hal, serta memperlihatkan kekurangan. Namun, kita bisa menunjukkan pada orang lain bahwa kita tidak selalu buruk, dengan menunjukan kemampuan yang mumpuni di bidang yang kita kuasai
4. Meningkatkan Nilai Diri
Banyak pertanyaan yang menyudutkan, apakah Luna Maya menunda pernikahan atau memang tidak ingin menikah? Luna Maya pernah menjawab “Siapa yang tidak ingin mencapai kebahagiaan?, aku juga sangat ingin mempunyai pasangan, tapi lebih baik telat, dengan orang yang tepat.”
Luna Maya mengaku, dia pernah memiliki ketakutan terhadap pernikahan. Jadi, Luna Maya mempersiapkan diri sematang mungkin dan mencari orang yang tepat untuk dijadikan pasangan. Tidak main-main, Luna Maya mempersiapkan dirinya untuk semakin bernilai dan meningkatkan kemampuan diri dengan matang.
Luna merawat diri, berolahraga, menjaga kesehatan, dan tentunya menyibukkan diri. Pembelajaran juga untuk kita, sebagai perempuan di Indonesia. Tidak perlu mendengarkan apa kata orang-orang tentang diri kita, fokus saja terhadap apa yang kita mimpikan dan kita inginkan.
Kita bisa melihat Luna Maya yang begitu tegar menghadapi hidup. Menghadapi orang-orang yang membenci dan menghujatnya. Nyatanya, hanya kita yang mampu bertanggung jawab untuk diri kita sendiri.
Hanya kita yang bisa mengendalikan dan merawat kesehatan mental kita. Fokus, dan lakukan yang terbaik untuk diri kita sendiri.
