Ridwan Kamil Bersama Keluarga Raffi Ahmad (Sumber: Instagram/raffinagita1717)
Dahulu sosoknya dielu-elukan oleh warga Bandung dan Jawa Barat, atas prestasi dan gaya kepemimpinannya yang merambah program inovasi kekinian. Berbeda dengan hari ini, Ridwan Kamil banyak disalahkan, disudutkan dan dicecar banyak pertanyaan. Namun dari kehidupannya hari ini, kita sebagai masyarakat dapat memetik hikmah dan mengambil pembelajaran hidup dari sosok Ridwan Kamil.
Hari ini, Ridwan Kamil seperti sedang terperosok dalam jurang yang dalam. Ia dianggap sebagai sosok pecundang, dan contoh tak baik di masyarakat. Kasus yang menjeratnya hari ini seakan menjadi tamparan keras bagi kehidupan pribadinya.
“Broadcaster of daily happiness.”
Tulisan yang terpampang dalam akun Instagram pribadinya, sekarang hanya seperti bayangan. Setelah kasus yang menyeret namanya mencuat, mantan Gubernur Jawa Barat itu, terpantau tak mengangkat konten terbaru lagi di media sosial pribadinya. Padahal ia dikenal sebagai pemimpin yang aktif berinteraksi dengan masyarakat melalui sosial media.
Setiap manusia mengalami banyak gejolak peristiwa di hidupnya. Cacian dan pujian mendera, silih berganti, hidup adalah siklus sedih dan bahagia, tinggal diri kita yang harus mengelola kesanggupan untuk menghadapinya. Tapi, bagaimana jika ujian datang bertubi-tubi? Kita harus percaya bahwa Tuhan pasti tidak lepas tangan, beban diberikan pada seseorang yang dianggap sanggup untuk menerimanya.
Diantara banyaknya orang yang menerima ujian dan cobaan di dunia ini, Ridwan Kamil adalah salah satu orangnya. Ia telah dianggap sebagai panutan, dan kehidupan pribadinya yang harmonis selalu menjadi sorotan publik. Ridwan Kamil punya pengaruh yang tinggi di masyarakat karena aktifnya dia di media sosial, sampai tiba suatu hari ada masalah yang menyeret nama dirinya.
Dari kehidupan pribadi dan lika-liku kasus yang sedang dihadapi olehnya, kami telah merangkum beberapa hikmah dan pembelajaran dari perjalanan hidup Ridwan Kamil yang bisa diambil.
1. Sukses Bukan Tempat yang Nyaman
Persis seperti kata Raim Laode, dalam suatu podcast. Ia berkata, “Sukses bukanlah tempat yang nyaman.” Istilah ini sesuai dengan status Ridwan Kamil saat ini.
RK biasa ia disapa, telah berhasil menjadi influence dan sukses memimpin daerah. RK memiliki branding yang baik di sosial media. Namun, semua kesan itu dilupakan publik seketika setelah masyarakat mengetahui kabar adanya hubungan terlarang dengan seorang wanita hingga memiliki anak.
Sebelumnya, RK dan istri selalu tampil di depan publik dengan menunjukkan keharmonisan dan ketentraman, serta jauh dari berita miring. Saat menjadi sorotan, ia tiba-tiba dijatuhkan, dan namanya dicemarkan menggunakan berita sensitif yang menyangkut martabatnya sebagai pemimpin. Adanya kasus akhir-akhir ini yang menimpanya, menuntut RK untuk lebih hati-hati dalam melakukan sesuatu.

Dari perjalanan hidupnya, bisa dilihat bahwa menjadi sukses dan terkenal adalah beban yang nyata bagi seseorang. Disamping kesulitan menyembunyikan kehidupan pribadi dan memperoleh ketenangan, mereka tentunya menanggung banyak resiko. Tindakan mereka yang populer sangat diperhatikan, sebab semua yang ia lakukan menentukan bagaimana sudut pandang pengikutnya.
Kita patut merenungi, cukup saja kita sebagai orang biasa dan mensyukuri betapa hidup yang sederhana ini sebenarnya sangat diingini oleh orang lain. Kita yang tidak dituntut untuk sempurna, dan melakukan apapun dengan tenang tanpa sorotan publik. Kehidupan menjadi populer adalah ujian yang harus diimbangi dengan keteguhan iman.
2. Keluarga Adalah Anugerah
Seperti diketahui, beberapa tahun ke belakang Ridwan Kamil pernah kehilangan seseorang yang sangat ia cintai dan kasihi. Anak sulungnya, bernama Emmeril Khan Mumtaz meninggal ia banggakan meninggal dan tenggelam di sungai Aare, Swiss. Beritanya menggemparkan Indonesia, karena Ridwan Kamil dan Atalia terkenal sebagai pasangan yang sukses membangun keluarga yang harmonis.
Kehilangan anggota keluarga adalah rasa sakit yang luar biasa. Maka, bersyukurlah kita yang masih memiliki keluarga lengkap serta dukungan yang penuh dari keluarga. Kasih yang maksimal pun tidak cukup untuk menjaga seseorang, sebab Tuhan bisa mengambilnya kapan saja.
Kita harus bersyukur karena masih bisa melanjutkan usaha untuk membahagiakan mereka dengan cara yang kita bisa. Memiliki anggota keluarga yang utuh adalah dambaan bagi mereka yang pernah mengalami kehilangan. Bangun kehangatan dan komunikasi yang baik, untuk menjaga kerukunan satu sama lain.
3. Setiap Masalah Pasti Berlalu
Ridwan Kamil adalah seseorang yang banyak diuji, seseorang yang banyak dikritik dan dihujat. Salah satu hal yang mempengaruhi pandangan publik adalah keputusannya saat memberanikan diri untuk menyalonkan diri sebagai gubernur di daerah Jakarta. Namun ia mengalami kegagalan.
Beberapa waktu yang lalu Ridwan Kamil terseret kasus Bank Bjb yang mengakibatkan kediamannya digeledah KPK. Yang terbaru, adalah isu perselingkuhan yang mengakibatkan ia memiliki putra dengan wanita selain istrinya. Kabar miring ini tentunya sangat berpengaruh terhadap karir di dunia politiknya.
Darinya, kita bisa memetik hikmah dan pembelajaran hidup. Bahwa setiap masalah pasti berlalu, namun hanya kita sendiri yang bisa mengurai dan menyelesaikan masalahnya. Ridwan Kamil sekarang tengah bertubi-tubi ditimpa masalah.
Masyarakat tidak pernah tahu dan melihat usaha apa yang dia lakukan untuk menyelesaikan banyak masalahnya. Darinya manusia lain belajar, bahwa Ridwan Kamil adalah manusia biasa. Kita sebagai ciptaan-Nya tidak hanya berkaca pada pengalaman dan diri sendiri untuk terus berubah, melainkan memungut banyak pembelajaran dari jalan hidup orang lain, agar terpacu untuk lebih baik setiap harinya.
