sumber: Pribadi
Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, sebuah momen penting untuk mengenang lahirnya dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan nilai-nilai luhur yang harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa.
Sebagai generasi muda dan calon pemimpin bangsa di masa depan, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga, mengembangkan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan globalisasi, teknologi, dan perubahan zaman yang begitu cepat.
Pada kondisi saat ini dalam perkuliahan, mahasiswa dihadapkan pada berbagai pilihan dan tantangan, seperti bagaimana bersikap terhadap perbedaan, bagaimana menyikapi isu-isu sosial, hingga bagaimana menentukan langkah dalam berkontribusi untuk masyarakat. Di sinilah Pancasila hadir sebagai kompas moral penuntun arah dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
Nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, keadilan sosial, persatuan, dan kemanusiaan menjadi dasar dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijaksana, berempati, dan peduli terhadap bangsa.
Menjadi mahasiswa yang berpedoman Pancasila bukan hanya tentang mengenal teori, tetapi juga mewujudkan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari baik di kampus, di lingkungan sekitar, maupun di dunia kerja nantinya.
Oleh karena itu, mari kita jadikan Pancasila bukan hanya sekadar untuk di hafal, melainkan pijakan dalam menentukan arah dan jangan biarkan semangat Pancasila hanya berhenti pada peringatan 1 Juni, tetapi tanamkan dalam diri bahwa sebagai mahasiswa Indonesia adalah garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai bangsa. Karena pada akhirnya, masa depan Indonesia ada di tangan kita semua, para pemuda yang berjiwa Pancasila.
