Paser (01 Juni 2025) — Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) ke-1 Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Tutor Pendidikan Nonformal Indonesia (DPD ASTINA) Kabupaten Paser menyatakan kesiapan pelaksanaan kegiatan yang akan digelar pada hari Selasa, 3 Juni 2025 secara virtual. Acara ini dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WITA hingga selesai.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Solihin mengungkapkan bahwa persiapan Musda telah mencapai 90 persen. “Panitia telah menyiapkan berbagai kebutuhan penting seperti undangan, aplikasi pendaftaran dan pemilihan, baliho, dokumen administrasi, serta perumusan tata tertib pelaksanaan Musda,” ujarnya dalam laporan persiapan.
Musda ke-1 ini akan menjadi momentum penting dalam pembentukan struktur organisasi DPD ASTINA di Kabupaten Paser, yang akan memperkuat peran para tutor pendidikan kesetaraan di tingkat daerah.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ASTINA Kalimantan Timur, Agus Suprianto dalam wawancara daring, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Musda secara virtual. “Saya mengapresiasi langkah inovatif DPD ASTINA Paser dalam melaksanakan Musda ke-1 secara virtual. Ini menunjukkan kemampuan adaptasi dan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi tantangan era digital,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun dilakukan secara daring, Musda tetap bisa berjalan efektif dan memungkinkan partisipasi yang lebih luas dari para tutor dan stakeholder pendidikan nonformal.
Terkait dukungan DPW terhadap pembentukan dan penguatan DPD ASTINA Paser, ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh. “Kami percaya ASTINA memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan nonformal, khususnya pendidikan kesetaraan di Paser. DPW ASTINA Kaltim akan terus memberikan bimbingan dan dukungan untuk meningkatkan kapasitas organisasi di daerah,” jelasnya.
Di akhir wawancara, ia menyampaikan harapan besar terhadap eksistensi ASTINA Paser. “Kami berharap ASTINA Paser menjadi organisasi yang kuat, berpengaruh, dan mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat terhadap pendidikan nonformal. Kami juga berharap ASTINA menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tutor pendidikan kesetaraan yang lebih profesional dan kompeten,” pungkasnya.
Musda ini diharapkan tidak hanya menghasilkan struktur kepengurusan yang solid, tetapi juga langkah-langkah strategis dalam penguatan lembaga pendidikan nonformal di Kabupaten Paser dan Kalimantan Timur secara umum.
Selain dukungan dari DPW ASTINA Kalimantan Timur, Musda ke-1 DPD ASTINA Kabupaten Paser juga menjadi perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser. Kasi Pembelajaran dan Peserta Didik PAUD dan PNF, Bapak Said, menyampaikan harapannya terhadap pembentukan kepengurusan ASTINA yang baru agar benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan nonformal di daerah.
“Saya sangat berharap pengurus yang terbentuk nanti benar-benar bisa meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan para tutor pendidikan nonformal atau kesetaraan,” lanjutnya.
Bapak Said juga menyoroti peran aktif pemerintah daerah, khususnya melalui seksi yang ia pimpin, dalam mendukung para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di bidang PNF. Ia menyebutkan bahwa berbagai pelatihan telah dilaksanakan dalam dua tahun terakhir, termasuk kegiatan studi tiru ke Balikpapan sebagai bentuk nyata peningkatan kapasitas tutor.
“Contohnya, pada tahun 2023 dan 2024, sudah ada pelatihan untuk PTK PNF. Bahkan pada 2023, kami sudah membawa mereka studi tiru ke SKB dan PKBM di Kota Balikpapan. Ini semua sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme tutor,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bapak Said menekankan bahwa ASTINA Paser ke depan harus menjadi garda depan dalam mendobrak stigma negatif terhadap pendidikan nonformal.
“Harapan saya, ASTINA dapat menjadi corong dan motor penggerak pembelajaran yang sesuai dengan ketentuan berlaku, sehingga pendidikan nonformal tidak lagi dianggap sebagai tempat ‘terpinggirkan’. Justru sebaliknya, menjadi pilihan utama masyarakat dalam menyekolahkan anak-anaknya, baik di SKB maupun PKBM,” tegasnya.
Dengan berbagai dukungan dan harapan dari pemerintah daerah serta DPW ASTINA Kaltim, Musda ke-1 ini diharapkan dapat menjadi titik balik yang signifikan bagi lahirnya DPD ASTINA Kabupaten Paser yang lebih aktif, profesional, dan berdampak nyata bagi dunia pendidikan nonformal di daerah.
