Bagi kamu yang hari ini merasa sedang diuji, mungkin tulisan ini bisa menjadi pengingat. Bahwa setiap kesulitan yang datang bukan semata-mata untuk membuat kita menyerah, melainkan juga menjadi kesempatan untuk tumbuh lebih kuat.
Daripada cepat-cepat mengeluhkan keadaan, mulai sekarang mari normalisasi menghadapi kesulitan dengan mencari solusi, bukan sibuk mencari siapa yang bisa memberikan bantuan.
Ketika hidup terasa berat, bangunlah lebih awal. Bergeraklah lebih cepat. Berpikirlah lebih kreatif. Disiplinlah lebih hebat. Jangan lupa, perbanyak doa dan ibadah agar hati tetap tenang dan langkah selalu berada dalam petunjuk-Nya.
Bukan malah sibuk bertanya, “Siapa, ya, yang kira-kira bisa membantu saya?”
Meminta bantuan bukanlah sesuatu yang salah. Namun, mengandalkan kekuatan yang kita miliki untuk mencari solusi dan menyelesaikan masalah ini jauh lebih penting. Kita memang membutuhkan uluran tangan orang lain. Namun, jika sedikit-sedikit bergantung pada orang lain, kapan kita belajar menjadi pribadi yang mandiri?
Jika setiap ada kesulitan selalu bergantung, maka hidup kita bisa saja berjalan di tempat. Tidak produktif, tidak berkembang, bahkan kehilangan kesempatan untuk memperbaiki keadaan. Sedangkan ketika kita mau berusaha, maka jalan itu akan terbuka dengan sendirinya.
Lebih dari itu, terlalu sering merepotkan orang lain juga bisa membuat hubungan menjadi tidak nyaman. Sebab, seperti halnya kita, orang lain pun memiliki tanggung jawab, kebutuhan, dan persoalan hidup masing-masing.
Allah memberikan kesulitan dan ujian bukan tanpa alasan. Bisa jadi, melalui keadaan yang tidak menyenangkan itu, kita sedang dilatih untuk menjadi lebih kuat, kreatif, dan tangguh. Kita juga sedang diajarkan untuk tidak menggantungkan harapan kepada manusia, melainkan kepada Allah.
Jadi, manfaatkan setiap kesulitan sebagai kesempatan untuk menantang diri menjadi lebih hebat.
Hadapi saja! Jangan sedikit-sedikit mengeluh. Jangan sedikit-sedikit meminta pertolongan, apalagi sampai mengemis bantuan ketika sebenarnya kita masih mampu berusaha.
Bukan berarti kita harus selalu kuat sendirian, tetapi belajarlah untuk berusaha sebelum meminta bantuan.
Sebenarnya yang kita butuhkan bukanlah seseorang yang datang menyelesaikan masalah. Melainkan keberanian untuk mulai melangkah dan keyakinan bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang berusaha.
