Gambar ilustasi rindu (Jakob Rosen/Unsplash)
Mengalun merdu suaramu di subuh syahdu
Membisik lirih hangatkan kalbu
Asik berdendang di telingaku
Kutatap paras di bingkai hitam
Indah matamu terus kupandang
Kusentuh lembut wajahmu, kau pun diam
Khayalku terbang ke tempatmu tinggal
Mengantar asa yang tertahan lama
Duhai cinta, terimalah rinduku yang menggema
Bandung, 26 Januari 2018
*Puisi ini sudah tayang di Steemit.com Januari 2018, s

ebagai karya original Diantika IE
