
Menjelang Lebaran, satu hal yang pasti terjadi selain meningkatnya intensitas ibadah adalah meningkatnya intensitas belanja.
Dari toko kecil di gang sempit sampai mall megah di pusat kota, semua berlomba-lomba menempelkan tulisan “DISKON GEDE-GEDEAN!” dengan font merah menyala. Diskonnya? 70%! Bahkan ada yang lebih, sampai-sampai kita mulai curiga:
“Jangan-jangan harga aslinya memang segini, tapi biasanya dinaikin dulu ya?”
Tapi, siapa peduli! Yang penting belanja!
Saat melihat kaos atau kemeja keren dengan harga murah meriah, kita langsung berpikir: “Wah, ini cakep! Harus beli!” Apa yang kita nggak sadari adalah: jutaan orang lain di kota ini juga punya pikiran yang sama.
Fenomena Couple Core Massal
Dan tibalah hari yang dinanti. Pagi-pagi, dengan penuh percaya diri, kita pakai baju baru hasil perburuan diskon. Rasanya keren, gagah, dan siap jadi pusat perhatian. Tapi begitu keluar rumah…
BAM!
Di ujung jalan, ada tetangga yang pakai baju yang sama persis.
“Eh, kok dia juga beli ini? Ya udah lah tanggung, pura-pura nggak lihat…”
Lanjut ke alun-alun, mulai merasa ada yang aneh. Dari lima orang yang lewat, tiga pakai warna dan model yang identik.
Ke minimarket beli minuman, eh kasirnya juga pakai baju yang sama! Duh, ini beli baju atau dapat seragam kantor baru?
Puncaknya adalah saat masuk ke mall, dan mendadak merasa seperti sedang reuni akbar geng yang tak sengaja terbentuk. Saling bertukar pandang dengan ekspresi “Kita saudara se-OBRALAN ya?”
Saat Kembaran Massal Tak Bisa Dihindari
Momen paling lucu terjadi ketika kita pergi ke acara keluarga. Masuk rumah, salaman dengan mertua indah, paman dan bibi, lalu tiba-tiba melihat sepupu jauh pakai baju yang sama persis!
Dua-duanya langsung terdiam, tatapan saling menilai, lalu salah satu nyeletuk:
“Waduh… lu juga korban diskon ya?”
Lebih seru lagi kalau yang kembaran adalah dua ipar yang baru masuk keluarga. Habis itu, semua tante langsung bikin gosip:
“Ih, serasi banget. Sepertinya emang jodoh tuh mirip-mirip bajunya.”
Yang paling apes adalah kalau kita pakai baju kembaran dengan mantan. Udah putus, masih disatukan oleh diskon. Luar biasa.
Solusi Kembaran Massal
Karena ini adalah fenomena yang tak terelakkan, ada beberapa solusi yang bisa diterapkan:
- Bawa baju cadangan. Kalau di jalan terlalu banyak yang pakai model yang sama, kamu langsung nyelinep ke toilet mall ganti pakaian.
- Ngaku-ngaku keluarga. Kalau ketemu yang pakai baju serupa, langsung bilang: “Wah, kakak saya!” Terus ajak foto bareng. Jepret!
- Bikin geng. Kalau udah terlalu banyak yang pakai baju yang sama, kenapa nggak sekalian bikin komunitas? Geng “Diskon Squad” mungkin bisa jadi tren baru, sepertnya.
Pamungkas. Jadi, kalau Lebaran nanti kamu melihat seseorang yang pakai baju yang sama denganmu, jangan panik. Cukup anggukkan kepala, tersenyum santai, dan katakan:
“Bro, diskon 70% juga ya?”
Wallahu’alam
