Mengajarkan anak-anak untuk bisa disiplin membuang sampah pada tempatnya memang gampang-gampang susah. Tidak jarang anak remaja yang seharusnya sudah paham aturan, masih saja belum memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Sampah bekas jajanan dibiarkan berserakan.
Mereka hanya mau menikmati camilan, sementara kemasannya dibiarkan saja berserakan atau malah dibuang sembarangan.
Tidak hanya itu, baru-baru ini firal sebuah video yang membuat geram. Dimana dalam video ditampilkan ada aktivitas pemuda yang peduli lingkungan sedang membersikan aliran sungai yang dipenuhi sampah. Tiba-tiba terekam kamera, seseorang melintas di jembatan dnegan menggunakan sepeda motor tanpa rasa bersalah melemparkan bungkusan berwarna merah berisi sampah ke sungai yang sedang di bersihkan.
Di mana nuraninya?
Kita tentu tidak mau orang semacam itu semakin banyak. Jangan sampai generasi keturunan kita malah menjadi pelakunya yang akan jadi bulan-bulanan ujaran kebencian mereka, orang-orang yang dalam hatinya masih menyimpan kepedulian dan rasa cinta kepada lingkungan.
Mari ajarkan anak-anak kita untuk menjaga lingkungan. Semua ini demi masa depan mereka, dan masa depan dunia.
Mengajaran Anak Membuang Sampah Harus Mulai dari Mana?
Berbicara harus mulai dari mana, agar anak-anak bisa disiplin membuang sampah pada tempatnya, langkah-langkah berikut ini mungkin bisa dilakukan sebelum terlambat.
- Mulai dari diri sendiri
Kebiasaan itu menular. Sedangkan teladan pertama dan utama bagi anak-anak adalah orang tuanya. Jika kita ingin anak-anak kita mencintai lingkungan maka mulailah dari diri sendiri untuk tetap bersikeras disiplin membuang sampah pada tempatnya. Tidak peduli dalam keadaan apapun.
Kebiasaan baik ini akan ditiru anak tanpa harus susah payah memberi tahu dan menasihati.
- Siapkan tempat sampah yang cukup di rumah
Memberikan contoh yang baik harus didukung dengan sarana yang memadai. Ketika ingin menunjukan membuang sampah pada anak, maka siapkan tempat sampah dengan jumlah cukup yang ditempatkan di lokasi yang mudah ditemukan dan diingat anak.
- Libatkan pasangan untuk menetapkan aturan
Untuk menumbuhkan kebiasaan, diperlukan sistem yang ajeg. Jika kita ingin anak-anak membuang sampah pada tempatnya, mereka harus mendapati sistem yang benar. Libatkan suami/istri untuk sama-sama mentaanti aturan buang sampah. Hal ini dilakukan agar anak merasa bahwa semua orang melakukannya.
- Berikan pujian
Memberikan pujian dan ucapan terima kasih akan memberi pengaruh besar pada semangat anak untuk konsistem melakukan hal baik. Lakukan itu dengan tulus.
- Ajarkan anak cara membuang sampah yang baik
Selain mendisiplinkan, orang tua juga harus mengajarkan anak membuang sampah yang tepat. Misalnya cara pemilahan sampah basah dan kering. Jadi, jika anak-anak sedang berada di luar rumah dan tidak menemukan tempat sampah, mereka tidak akan begitu saja memasukan kulit pisang ke tasnya sampai mereka menemukan tempat sampah. Mereka akan membungkusnya terlebih dahulu dan memastikan sampahnya aman sebelum dibuang.
Semoga bermanfaat.
