Ketika kamu merasakan bahwa ada seseorang yang melakukan PDKT, jangan dulu terlalu “geer” dan baper sampai kamu terlalu bersemangat untuk merespon secara berlebihan. Berusahalah menahan diri untuk sedikit jual mahal dan meresponlah dengan cara yang wajar.
Jika perlu, kamu pun harus melakukan trik tarik ulur untuk mengenal karakter doi lebih dekat, agar tidak terlalu cepat terjebak dalam perasaan. Sebaiknya, pahami dulu ke arah mana tujuan doi PDKT. Lebih baik meningkatkan kewaspadaan daripada sudah jatuh seluruh perasan tetapi kamu malah dimanfaatkan. Menyesal di akhir tidak akan ada gunanya bukan?
Cara PDKT yang Harus Kamu Waspadai
Berdasarkan pengalaman dan pengamatan, berikut adalah beberapa cara PDKT yang harus kamu waspadai:
-
Flexing
Jika seseorang menggunakan cara PDKT dengan menunjukkan kekayaan atau kemewahan, jangan dulu senang karena calon pasanganmu adalah orang kaya. Lebih baik waspada dulu. Mungkin saja mereka memiliki motif yang tidak tulus.
Apalagi jika kamu perempuan. Pada umumnya perempuan cepat sumringah ketika didekati orang yang memiliki kendaraan mewah, banyak uang, dan terlihat menggunakan barang-barang branded. Ini memang manusiawi, karena perempuan cenderung berpikir kemapanan untuk masa depan yang cemerlang. Namun yang harus kamu ingat, bahwa materi saja tidak cukup. Kita harus menyelami dulu hati orang yang sedang PDKT.
Bisa jadi, doi malah lagi pasang perangkap agar kita hanyut pada apa yang mereka tunjukkan dan diam-diam siap melakukan apa saja untuknya.
Waspada, dan kalem dulu ya. Tunggu dulu beberapa saat, lihat reaksi doi saat kamu masih bersikap biasa-biasa saja setelah tahu mereka kaya. Karena orang yang tulus, sikapnya akan konsisten, sementara yang niatnya tidak tulus, akan terlihat sendiri perubahannya.
Oh iya, cari tahu juga ketika doa menunjukkan barang mewah, milik doi betulan apa bukan tuh?
-
Kontak Fisik
PDKT tapi sudah berani kontak fisik? Aduh cara PDKT ini enggak banget deh. Memang sih di awal gak akan berlebihan. Namun kamu sudah harus waspada ketika doi mulai berani sentuh tangan, pinggang, bahkan area lain yang lebih sensitif.
Jika seseorang melakukan kontak fisik yang terlalu dekat atau tidak pantas, waspadalah, mungkin saja mereka memiliki niat yang tidak baik. Alih-alih ingin mendapatkan hatimu untuk saling berbagi kasih dan menjalani hubungan sehat, doi yang belum apa-apa sudah melakukan kontak fisik disinyalir punya tujuan lain yang akan merugikanmu.
Jangan terlena, tetaplah sadar dan gunakan akal sehatmu.
-
Mengomentari Fisik
Jangankan lagi PDKT, pertemanan biasa saja kalau sudah berani mengomentari fisikmu secara berlebihan bahkan dengan kalimat yang tidak pantas sudah harus auto cancel dan tidak perlu melanjutkan ke arah hubungan yang lebih jauh sebelum terlambat.
Orang yang fokus pada tampilan fisik disinyalir akan banyak tuntutan dan membuatmu lebih tertekan. Bukankah menjadi diri sendiri dan saling menerima dalam menjalani hubungan itu jauh lebih nyaman?
-
Banyak membicarakan keunggulan dirinya sendiri
Mengetahui orang yang sedang PDKT dengan kita merupakan orang yang hebat, tulus, berprestasi, dan kelebihan lainnya memang sungguh menakjubkan. Namun seharusnya ini kamu dapatkan dari orang lain saja.
Jika seseorang melakukan PDKT denganmu dan terlalu sering membicarakan keunggulan dirinya sendiri secara berlebihan, mungkin saja mereka memiliki ego yang besar dan tidak peduli dengan perasaanmu.
Hubungan yang membuat tenang adalah hubungan yang saling dukung dan maju berkembang sama-sama. Bukan untuk saing-saingan pencapaian kan?
-
Kurang peduli apa yang kamu rasakan
Yang bikin meleleh saat di-PDKT-in adalah ketika orang yang sedang PDKT berusaha mengerti apa yang kita rasakan. Memperhatikan hal-hal kecil dan tidak terlalu masuk terlalu dalam pada hal-hal yang pribadi di awal-awal pertemuan.
Contoh kasus, ketika doi ngajak nonton bareng di Cinema, doi memaksamu datang padahal kamu masih ada di jam kerja. Atau meminta kamu datang dalam keadaan hujan deras tanpa toleransi. Jika mereka tulus, mereka akan sangat memperhatikan kondisi dan kelesamantanmu.
Jika seseorang melakukan PDKT tetapi kurang memiliki kepedulian terhadap mu apa mau dilanjutkan? Di awal PDKT saja sudah tidak peduli bagaimana nasib hubunganmu selanjutnya?
Tips untuk Menghindari Terjebak dalam PDKT yang Tidak Tulus
Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari terjebak dalam PDKT yang tidak tulus:
Pertama, jangan terlalu cepat percaya pada seseorang yang melakukan PDKT, terutama jika mereka memiliki sinyal-sinyal yang tidak tulus. Apa yang menunjukan mereka tulus apa tidak? Saya yakin, jika kamu masih bersikap netral dan belum keburu bucin, akal pikiran dan hatimu bisa merasakannya sendiri.
Kedua, perhatikan setiap tindakan mereka. Pastikan bahwa mereka memiliki niat yang baik dan tulus. Kamu boleh mencari tahu dari sumber lain. Melakukan riset sederhana dimulai dari mencari tahu siapa teman-temannya, bagaimana sirkel pergaulannya, bahkan menilai sikap dan perlakuan dio dalam memperlakukan orang lain. Jika baik dan lembutnya hanya sama kamu, ini sudah perlu sikap siaga.
Ketiga, jangan terlalu banyak memberikan perhatian, terutama jika mereka memiliki sinyal-sinyal red flag. Mulailah menjaga jarak sebelum kamu masuk perangkap.
Keempat, fokuslah pada diri sendiri dalam artian kamu harus tetap menjadi diri sendiri tanpa gampang terpengaruh sikap dan perlakuan doi yang sedang PDKT. Kamu harus memiliki kepercayaan diri dan tidak terlalu bergantung pada orang lain. Pegang prinsip-prinsip hidup yang baik agar kamu tetap memiliki panduan dalam bersikap dan bertindak.
Dengan memahami sinyal-sinyal PDKT yang tidak tulus, kamu dapat lebih waspada dan tidak terjebak dalam hubungan yang tidak seimbang.
Semoga bermanfaat.
**Tulisan ini sudah tayang di Kompasiana
