Tanpa berniat mengeluhkan curahan rahmat dan anugerah Allah dari lagit-Nya, tidak dapat dipungkiri ketika musim hujan tiba kita sebagai emak-emak menjadi memiliki tugas tambahan untuk memastikan cucian kering dan baju bebas bau dan jamur. Perlu teknik cuci jemur yang tepat agar aroma pakaian tetap aman.
Bagaimana tidak, baru saja selesai mencuci dan menjemur di ruang terbuka, hujan tiba-tiba turun. Bahkan ada hari yang sama sekali tidak ada panas matahari. Sejak pagi hujan, disambung mendung sampai sore. Meskipun tidak lagi turun hujan, jemuran tidak kering bahkan cenderung lembab dan dingin. Jika begitu pakaian menjadi berisiko bau apek dan berjamur karena berhari-hari tidak bisa kering.
Saya yakin Emak-Emak pembaca sudah sangat strugel menghadapi musim hujan ini. Akan tetapi tidak ada salahnya mengingatkan kembali dengan tips yang bisa dilakukan agar cucian tidak bau dan berjamur saat musim hujan. Siapa tahu ada yang masih sering salah teknik penjemuran.
- Atur jadwal mencuci, hindari penumpukan yang akan membuat cucian terlalu berdempetan saat penjemuran. Kecuali kalau Emak punya lahan dan tempat menjemur pakaian seluas lapangan
- Gunakan detergen cair, hindari penggunaan detergen yang berbentuk serbuk untuk meminimalisir bau tidak sedap ketika pakaian tidak kering dijemur. Detergen bubuk memiliki busa yang melimpah dan bisa menyisakan busa walaupun sudah diebrsihkan. Sisa busa ini yang akan menimbulkan bau tidak sedap saat pakaian tidak kering sekali jemur.
- Jemur pakaian di tempat terbuka yang memungkinkan terkena angin ya, Mak. Tetap waspada jangan lengah, takutnya nanti hujan lagi. Jangan lupa pisahkan pakaian dalam di tempat yang lebih aman.
- Jemur dengan menggantung di hanger, tidak disarankan menjemur dengan melipat di tambang. Ini akan memperlambat pengeringan.
- Tambahkan pewangi di rendaman terakhir pencucian untuk meminimalisir bau apek karena tidak kering
- Jangan dulu mencuci lagi kalau cucian yang sebelumnya belum kering ya, Mak.
- Kalau pakaian tidak kering sehari, pastikan Emak tidak menumpuknya di keranjang cuci. Biarkan saja pakaian menggantung. Kalau bisa, pindahkan tiang jemuran ke tempat teduh tetapi masih terkena angin
- Tidak disarankan mengeringkan pakaian dengan menggunakan setrika. Sebab selain akan merusak serat kain, panas dari setrika tidak menjamin pakaian menjadi benar-benar kering. Pakaian akan dingin kembali dan tetap lembab ketika masuk lemari
Selain tips di atas, Emak juga harus tetap sabar dan telaten ya, Mak. Jangan keantengan kalau lagi ngemong anak atau nonton drama korea. Awasi jemurannya, tetaplah terjaga jangan sampai Emak tidak sadar hujan turun dan sudah membasahi pakaian yang Emak jemur itu.
Selamat berjuang buat Emak-Emak pengelola jemuran di musim hujan. Semoga bermanfaat.
