Tak Sengaja Menanam “Money Tree” dari Biji yang Ditemukan di Makam
“Wah, ternyata ini tanaman mahal!” Kalimat itu spontan terucap ketika saya sadar bahwa tanaman yang tumbuh di halaman rumah ternyata adalah Pachira aquatica atau yang lebih dikenal sebagai money tree. Tanaman hias yang sering dijual mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah itu rupanya sudah lebih dulu tumbuh di rumah saya tanpa sengaja.
Bagi penonton drama China, tanaman ini mungkin sudah tidak asing lagi. Money tree kerap muncul sebagai dekorasi di ruang kerja CEO, lobby hotel, kantor perusahaan, hingga ruangan bisnis mewah. Bentuknya elegan, daunnya hijau segar, dan batangnya sering dibuat kepang sehingga terlihat artistik dan berkelas.
Awalnya saya sama sekali tidak tahu nama maupun popularitas tanaman ini. Cerita saya dengan Pachira aquatica justru dimulai dari pengalaman yang cukup unik dan tidak terduga.
Berawal dari Biji yang Berserakan di Area Makam
Suatu pagi saya ikut bersama bapak mertua dan beberapa saudara membersihkan makam almarhumah ibu mertua. Lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah, sekitar satu kilometer, sehingga kami berjalan kaki sambil menikmati udara pagi.
Di sela-sela kegiatan membersihkan makam, perhatian saya tertuju pada beberapa biji berukuran cukup besar yang berserakan di atas area makam. Karena penasaran, saya mengambil beberapa biji tersebut.
Dalam hati saya bertanya-tanya, “Ini biji tanaman apa ya?”
Rasa penasaran membuat saya melihat ke arah pohon di sekitar makam. Ternyata ada satu pohon yang sedang berbuah lebat. Bentuk daunnya sekilas mengingatkan saya pada daun kapuk randu. Saya pun sempat memotretnya untuk disimpan.
Entah kenapa saya tertarik membawa beberapa bijinya pulang. Sesampainya di rumah, biji-biji itu langsung saya tanam begitu saja di halaman tanpa perlakuan khusus.
Sempat Diingatkan Jangan Membawa Tanaman dari Makam
Sebenarnya ada saudara yang sempat melarang saya membawa sesuatu dari area makam. Katanya hal itu kurang baik dan sering dikaitkan dengan cerita-cerita mistis.
Namun saya tidak terlalu memikirkannya. Menurut saya, tumbuhan tetaplah tumbuhan. Selama bisa ditanam dan tumbuh dengan baik, tidak ada salahnya untuk mencoba.
Beberapa hari kemudian, biji tersebut mulai berkecambah. Daun-daun mudanya perlahan muncul dengan bentuk majemuk menyerupai jari tangan, terdiri dari lima hingga enam helai dalam satu tangkai.
Karena semakin penasaran, saya kembali memotret tanaman kecil itu lalu mencoba mencarinya menggunakan Google Lens. Dari situlah saya baru mengetahui bahwa tanaman tersebut adalah Pachira aquatica atau money tree.
Tanaman Favorit di Drama China dan Gedung Mewah
Setelah mengetahui namanya, saya mulai merasa familiar dengan tanaman ini. Saya jadi teringat sering melihatnya di drama China, terutama di ruang kantor CEO atau pengusaha sukses.
Selain itu, tanaman ini juga sering ditempatkan di lobby hotel, bank, maupun gedung perkantoran. Penampilannya memang memberi kesan elegan dan mewah.
Yang paling khas dari money tree adalah bentuk batangnya yang sering dikepang atau dibuat melilit sehingga terlihat unik. Ada yang dibiarkan tumbuh besar seperti pohon biasa, ada juga yang dibuat versi mini dalam pot hias.
Money Tree dan Filosofi Keberuntungan
Dalam kepercayaan feng shui Tionghoa, Pachira aquatica dipercaya sebagai simbol keberuntungan, kemakmuran, dan energi positif. Bahkan ada anggapan bahwa meletakkan money tree di sisi tertentu rumah dapat membawa rezeki bagi pemiliknya.
Bentuk daunnya yang menyerupai telapak tangan juga dianggap sebagai simbol “menangkap keberuntungan”. Semakin subur tanaman tersebut, dipercaya semakin baik pula energi positif yang dibawanya.
Meski begitu, saya pribadi lebih menikmati tanaman ini sebagai tanaman hias yang cantik dan menyegarkan suasana rumah, bukan karena mitos tertentu.
Kepuasan Menanam Sendiri Tanaman Hias Mahal
Sebagai pecinta tanaman, tentu ada rasa senang tersendiri ketika mengetahui bahwa tanaman yang dirawat ternyata termasuk tanaman hias populer dengan harga yang cukup tinggi.
Rasanya lebih puas karena tanaman itu tumbuh dari hasil menanam sendiri, bukan membeli jadi di toko. Terlebih lagi, money tree dengan batang yang sudah dibentuk artistik biasanya dijual dengan harga yang tidak murah.
Akhirnya tanaman tersebut saya pindahkan ke dalam pot agar lebih mudah dirawat. Suami saya pun ikut antusias dan bahkan berencana membentuk batangnya menggunakan kawat supaya tumbuh melengkung artistik.
Saya sendiri mencoba menanam tiga batang dalam satu pot dengan harapan nantinya bisa dibuat kepang seperti money tree yang banyak dijual di toko tanaman hias.
Tanaman Cantik yang Mudah Dirawat
Selain tampilannya menarik, menurut saya Pachira aquatica juga termasuk tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini tidak terlalu rewel dan mampu tumbuh baik di halaman rumah.
Daunnya hijau segar dan memberi kesan teduh. Semakin besar ukurannya, tampilannya pun semakin indah dan elegan.
Sekarang, setiap kali melihat money tree itu di sudut rumah, saya selalu tersenyum sendiri. Siapa sangka, tanaman hias mahal yang sering muncul di drama China itu justru hadir dari biji yang tanpa sengaja saya temukan di area makam keluarga.
