
Didin Tulus
@didin-tulus · Bergabung February 2025
Penggiat Buku. Suka masak dan jalan-jalan.
152 artikel
Kolak Pisang: Manisnya Takjil, Dalamnya Filosofi
4 Mar 2025
Esai Ramadan #4. Siapa yang bisa menolak kelezatan kolak pisang? Hidangan manis berkuah santan ini selalu menjadi primadona, terutama saat bulan Ramadan tiba. Bagi saya, kolak pisang bukan sekadar takjil…
Badai yang Mengukir: Ketika Kesulitan Hidup Menjadi Kanvas Pembentukan Diri
3 Mar 2025
Esai ramadan #3. Hidup, sebuah perjalanan yang tak pernah linier, seringkali menghadirkan tikungan tajam dan tanjakan curam. Di saat-saat itulah, kesulitan hidup datang mengetuk pintu, menguji ketahanan dan mengasah karakter…
Lapar Ramadan dan Mata yang Terbuka
2 Mar 2025
Catatan Ramadan #2 Ramadan hadir, membawa serta aroma kurma dan kolak yang menggoda. Namun, di balik kehangatan tradisi itu, ada satu kenyataan yang tak terelakkan: lapar. Lapar Ramadan bukan sekadar…
Ramadan: Ruang Muhasabah dan Kedamaian
1 Mar 2025
Ramadan, bulan suci yang dinanti, kembali menyapa dengan kehangatan dan kedamaiannya. Di antara gemerlap lampu hias dan lantunan ayat suci, terselip makna mendalam yang mengajak kita untuk merenung dan memperbaiki…
Kesederhanaan: Inspirasi dari Leo Tolstoy
26 Feb 2025
Leo Tolstoy, sosok raksasa dalam dunia sastra Rusia, bukanlah orang miskin. Dia tidak pernah menjadi seorang pengemis atau tunawisma. Justru, ia hidup dalam kemakmuran yang melimpah. Namun, Tolstoy memilih…
Terkenang Topeng Losari
17 Feb 2025
Topeng Losari, telah membawa saya kembali ke masa kecil, dan telah mengingatkan saya akan kekayaan budaya Indonesia yang begitu indah dan berharga. Senja di tahun 2012, diiringi gerimis tipis di…
P. Ramlee, Maestro yang Terpinggirkan
16 Feb 2025 · 1
Di era 1950-an hingga 1960-an, P. Ramlee adalah seorang bintang besar, tidak hanya di Malaysia, tetapi juga di seluruh Asia. Karya-karyanya dalam dunia perfilman telah menorehkan sejarah yang tak terlupakan.…
Jejak Sastrawan di Antara Dua Negeri: Memoar Perjumpaan dengan Dato’ Kemala
14 Feb 2025
Hanya ada satu buku Ajip yang membahas Arena Wati, sastrawan besar Malaysia, tetapi Dato' Kemala tidak pernah disebut. Tidak semua cerita penting harus terekam dalam buku, seperti yang sering saya…
