Baru-baru ini Pascasarjana TBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar acara pelepasan para magister Tadris Bahasa Inggris angkatan pertama yang dilaksanakan di aula selatan lantai 4 (empat) Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Jum’at, 21 Februari 2025)
Kegiatan yang dihadiri oleh angkatan 1, 2, 3 dan dosen Tadris Bahasa Inggris ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara pelepasan magister yang sudah lulus ujian munaqosyah tersebut disisipi dengan acara munggahan, sebagai tradisi yang kerap dilakukan jika akan menyambut bulan suci Ramadhan.
Selaku Kaprodi, Anugrah imani, M.Pd, PhD, memberikan sambutan dan pembukaan acara. Ia memberikan ucapan selamat kepada mahasiswa angkatan pertama yang telah senyelesaikan study magisternya dan berterima kasih pada para penghadir, tidak terkecuali angkatan 2 dan 3.
“Hari ini, acara munggahan, pelepasan dan persiapan semester genap, kami memberikan ucapan selamat kepada angkatan 1 yang telah menyelesaikan studi magister. Jujur kami akan merasa kehilangan dan gak kerasa ya ternyata 2 tahun itu sebentar bagi kami. Mungkin bagi kalian kerasa perjuangannya. Alhamdulillah dari 18 orang, telah selesai ujian sidang munaqosyah sebanyak 16 orang. Terima kasih banyak ya, saya gak menyangka acara ini akan semeriah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. H. Sajidin SS., M.Pd selaku dosen Tadris Bahasa Inggris menambahkan kesan dan pesan untuk para mahasiswa agar selalu berefleksi.
“Kami yakin Ibu/Bapak sekalian ini sudah menjadi pribadi yang dewasa sehingga saya hanya akan mengingatkan untuk jangan lupa senantiasa berefleksi dan selalu berbenah diri ke arah yang positif,” ucap Sajidin.
Di sisi lain, M. Aminuddin PhD, dan Dr. Tedi Rohadi M.Pd juga menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di pascasarjana jurusan Tadris Bahasa Inggris.
Berbicara soal keseruan, salah satu perwakilan dari angkatan pertama bernama yusuf menyatakan bahwa ia merasa beruntung telah mengambil keputusan yang tepat untuk berkuliah di Pascasarjana TBI UIN Bandung.
“Memutuskan untuk kuliah lagi setelah berbelas tahun adalah keputusan yang tepat. Alhamdulillah ternyata kuliah (di TBI) seseru ini. Dengan teman-teman dan dosen-dosen yang seru. Semoga silaturahmi selalu bisa dijaga
Adapun mahasiswi yang akrab disapa Teh Ega mengungkapkan bahwa kuliah di TBI adalah pengalaman pertama mengalami saat-saat berkuliah yang super seru.
“Sebelumnya gak pernah merasakan kuliah dengan dosennya seakrab ini. Terutama Mrs. Ima, kaprodi kita. Terima kasih banyak sudah mendorong kami. Dan bukan hanya mendorong, tapi juga merangkul kita semua. Di Perkuliahan saya sebelumnya belum pernah merasakan ini, tapi di S2 TBI ini saya merasakan keakraban dengan teman–teman dan dosen. Walaupun satu kelas ada generasi boomer, millennial, dan Z generation kita tetap kompak,” jelas Ega.
Doa juga dipanjatkan semoga acara diberikan keberkahan dan dilancarkan melanjutkan perkuliahan di semester genap serta ditutup dengan mendoakan dosen almarhumah Pepi Siti Paturohmah yang wafat beberapa waktu lalu meninggalkan duka bagi semua keluarga besar TBI.
