
Sinopsis
Merawat Sastra di Antara Waktu dan Batas Negeri" karya Didin Tulus: Cerita ini berpusat pada Rara Gendis, seorang pustakawan muda asal Bandung berusia 27 tahun yang hidupnya dipenuhi oleh kecintaan pada buku, arsip lama, dan puisi.
Hidupnya yang tenang di Dago Atas mendadak berubah ketika ia menerima undangan resmi untuk menghadiri Seminar Sastra Internasional bertajuk "Menjaga Ruh Kata" di Kuala Lumpur, Malaysia.
Didorong oleh restu mentornya, Pak Banyu, Rara memberanikan diri melangkah keluar dari zona nyamannya untuk menyeberangi batas negara. Di Kuala Lumpur, Rara tidak hanya mengikuti seminar, tetapi juga menelusuri berbagai sudut bersejarah kota seperti Dataran Merdeka, Masjid Jamek, kawasan Petaling Street, Kuil Sri Mahamariamman, hingga Galeri Ilham.
Perjalanan ini mempertemukannya dengan Dato’ Kemala—seorang sastrawan besar dan Sasterawan Negara Malaysia yang menjadi mentor spiritual baginya. Melalui perjumpaan di lorong-lorong waktu, masjid, dan galeri seni, Dato’ Kemala mengajarkan kepada Rara bahwa sastra sejati bukan sekadar rangkaian teks di atas kertas, melainkan bentuk perlawanan terhadap lupa, sebuah nyawa, dan warisan batin yang harus dirawat.
Di tengah kekagumannya, Rara sempat dilanda konflik batin yang mendalam. Ia merasa terbebani dan takut tidak sanggup memikul amanah besar untuk menjaga "ruh kata" di tengah dunia modern yang serba cepat. Namun, berkat bimbingan Profesor Halim dan permenungan panjang, Rara akhirnya menyadari bahwa tugas seorang penjaga kata bukanlah menguasai makna, melainkan merawat agar cahaya sastra tidak pernah padam.
Sekembalinya ke Bandung, Rara membawa pulang semangat baru. Ia mendirikan ruang baca komunitas bernama "Ruang Kata Nusantara" untuk menghidupkan kembali sastra lokal dan bahasa ibu bersama generasi muda.
Novel ini ditutup dengan kisah mengharukan ketika Rara harus merelakan kepergian sang guru, Dato’ Kemala, yang wafat meninggalkan warisan pesan abadi: agar para pencinta sastra tidak pernah lelah menjadi penjaga ruh bahasa.
Daftar Bab (1)
Komentar (0)
- Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

