Selamat Hari Guru Untuk Semua Orang

Selamat hari guru

“Selamat hari guru!”

Banyak yang mengucapkan kalimat tersebut hari ini. Terutama kepada mereka para guru yang telah berjasa mengajar di sekolah berbagai level.

Berbagai kreasi kreatif dibuat, dari mulai video, foto, kalimat ungkapan menyentuh yang indah penuh dengan doa-doa yang sarat dengan kesan mendalam bahwa guru adalah seseorang yang sangat berjasa.

Namun kali ini, betapa saya sadar bahwa yang membuat kita sampai di titik ini dengan wujud metal, karakter, dan pencapaian kita sampai di titik ini adalah berkat orang-orang yang ada di sekeliling kita.

Dari mereka kita belajar begitu banyak hal yang tidak dapat diungkapkan.

Terlepas dari betapa besarnya jasa para guru yang diabadikan dalam sebuah momentum hari guru 25 November, kali ini saya pun tentunya sangat ingin mengucapkan, “Selamat Hari Guru” untuk semua orang yang berada di sekeliling saya.

Semua orang yang pernah bersinggungan, hidup dalam masa yang sama, lingkungan yang sama, perjuangan yang sama, kebahagiaan yang sama, tim yang sama, tempat kerja yang sama.

Entah itu untuk saling sokong, saling dukung, bahkan mungkin saling menyakiti secara tidak sengaja, atau mungkin hanya saling tahu, saling lihat tanpa sempat bertegur sapa.

Ya, kalian sangatlah berjasa dalam pembentukan mental, spiritual, dan karakter saya hari ini.

Siapapun yang pernah berinteraksi dan bersinggungan dengan saya. Kalian semua adalah guru saya yang sangat berjasa.

Guru hebat dalam memberikan pengalaman saat sharing tentang kehidupan, kebenaran, serta keharusan dalam hidup yang kadang tidak selalu sejalan. Entah itu karena perbedaan pemahaman agama, beda budaya, maupun karena beda isi kepala. Kita tentunya punya pandangan dan prinsip yang berbeda.

Namun bagi saya, kalian semua adalah guru yang membuat saya paham bahwa orang lain di luar diri saya sangat jauh berbeda, tidak boleh dipaksa untuk mengikuti pemahaman saya. Kalian berbeda, dan semua orang punya hak untuk meyakini kebenarannya sendiri yang dianggapnya benar. Semua orang memiliki hak untuk mengambil keputusan dan cara bahagianya sendiri sesuai apa yang mereka sanggupi.

Karena kita tidak pernah tahu bagaimana kesulitan yang dialami dalam kehidupannya. Ya, karena tidak ada kepala yang sama dan kisah hidup yang sama, maka saya belajar paham, bahwa tidak sembarang bisa mengambil kesimpulan tentang salah dan benar kecuali sebuah kebenaran mutlak yang bersumber dari Allah SWT.

Saya ucapkan terima kasih kepada orang-orang yang selalu terlihat bahagia. Kalian mengajarkan saya bahwa bersyukur adalah kunci utama dalam menjalani kehidupan.

Orang-orang yang selalu kesal, iri, dengki, hasad, fitnah. Entah itu untuk saya ataupun kepada orang lain. Kalian mengajarkan saya bahwa mengandalkan telinga saja tidak bisa menjadikan kita memberikan penilaian benar tentang sikap seseorang. Masih ada mata yang menempel di kepala kita sendiri, telinga yang kita punyai, serta hati nurani yang bersih yang selalu pandai memberitahu mana benar dan salah yang bisa kita gunakan untuk melakukan sebuah penilaian.

Orang-orang penghujat. Entah itu yang saya kenal maupun sekadar para netizen yang tidak pernah saya temui, dari kalian saya belajar bahwa menjadi orang harus bersabar menahan lisan. Karena tidak semua orang bisa menerima perkataan. Kekuatan mental seseorang berbeda. Jangan sampai kita membuat seseorang gila bahkan membunuh dirinya sendiri karena perkataan dan hujatan kita. Mereka melakukan kesalahan-kesalahan, tidak selalu karena mereka jahat. Cukup kita menerima, bahwa mereka juga manusia, sama seperti kita, yang tidak luput dari salah dan dosa.

Saya banyak belajar bahwa hal positif itu harus terus dikembangkan. Saya pun belajar bahwa hal negatif tidak harus saya pelihara.

Saya sangat belajar sabar untuk menghadapi ujian dari mereka yang memang memiliki karakter menguji kesabaran luar biasa bagai dosen pembimbing killer dan dosen penguji yang kadang senang mencari-cari celah kesalahan para mahasiswa bimbingannya.

Ya, kalian adalah para guru dan dosen pembimbing yang pernah membuat saya tertatih, jatuh bangun dan membuat saya setangguh ini sekarang.

So, sekali lagi, guru saya bukan hanya bapak dan ibu guru saya luar biasa yang ilmunya sudah disampaikan di bangku sekolah dan kuliah. Beliau semua sangat berjasa, (terima kasih banyak untuk bapak dan ibu guru saya). Doa terbaik untuk bapak dan ibu semua. Semoga Allah membalas jasa semuanya dengan Surga.

Untuk semua orang juga, saya ucapkan, “selamat hari guru.”

Terima kasih atas segala hal yang telah kita lewati. Terima kasih atas segalanya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan kedamaian hidup untuk semuanya.

“Selamat Hari Guru.”


"Semua konten menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi RuangPena."

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *