
Man! Jadi lelaki itu lelah ya? Apalagi kalau sudah menjadi suami dan ayah. Lelah bekerja sudah menjadi hal biasa. Namun jangan terburu-buru mengeluh. Mari terlebih dahulu kita melakukan refleksi bersama.
Dalam kacamata Islam, berbagai bentuk usaha yang mengandung kebaikan dan segala bentuk usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup guna mendekatkan diri kepada Allah dinilai sebagai bentuk ibadah. Salah satu bentuk jihad yang terkadang dilupakan adalah perjuangan seorang lelaki bekerja keras dalam upaya menafkahi keluarga disertai dengan penuh rasa tanggung jawab.
Diawali dengan niat yang baik, tidak semata sebagai rutinitas duniawi bisa juga bernilai ibadah yang sangat mulia dihadapan Allah dalam pandangan Islam. Berikut merupakan 4 poin penting yang harus kita ketahui dan dijalankan supaya lelah menjadi lillah, bernilai ibadah dalam konteks jihadnya seorang laki-laki.
Pertama, Niatkan Bekerja Sebagai Ibadah
Dalam hadist yang sangat familiar Riwayat Bukhari dan Muslim berbunyi “ sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya”. Islam mengajarkan pentingnya niat awal dan tujuan yang baik sebelum melakukan kegiatan, tujuan yang baik akan mencapai hasil yang baik begitupun sebaliknya niat yang tida baik akan memperoleh hasil tida baik. Oleh karena itu, seorang lelaki yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dengan niat lurus akan dihitung sebagai nilai ibadah.
Kedua, Bekerja Keras dengan Penuh Ketulusan
Bekerja keras dengan penuh ketulusan merupakan tingkat kesadaran yang tinggi, sikap diri yang tidak terpaksa merupakan anjuran dalam bekerja. Hal demikian dalam pandangan Islam lebih dulu ditekankan bagaimana etika dan perilaku seorang yang bekerja dengan penuh ketulusan, dalam hadist Riwayat bukhari Rasulullah mengabarkan “ Allah menyukai seorang hamba yang apabila bekerja penuh dengan rasa kesungguhan”.
Ketiga, Berusaha Mencari Rezeki Yang Halal
Terkadang dikalangan masyarakat sering beredar ungkapan “Mencari yang haram susah, apalagi yang halal” demikian adalah ungkapan yang serasa benar namun sangat keliru, padahal seorang lelaki mencari rizki yang halal sangatlah luas, karena takdir dan pemberian rezeki dari yang maha kuasa tergantung pada prasangka hambanya. Padahal, pusat dari kebernilaian sebagai ibadah adalah ketika menghindari pekerjaan yang tida halal dan berusaha mencari pekerjaan yang berkah adalah bagian dari jihad bagi orang muslim.
Keempat, Tingkatkan Kesabaran Dalam Lelah
Kesabaran tiada batasnya, kesabaran menjadi salah satu karakter yang sangat dhargai dalam Islam. Sabar dalam melakukan pekerjaan baik tentunya ya, bukan sabar dalam pekerjaan menyebarkan kejelekan orang lain. Seorang lelaki yang terus bersabar dalam menghadapi tantangan dengan selalu di iringi dengan usaha dengan tujuan yang baik maka akan bernilai ibadah.
Demikian merupakan empat poin penting yang harus kaum lelaki jadikan acuan dalam bekerja, supaya bekerja bukan hanya sebagai rutinitas semata namun juga beriringan menghasilkan dua keutamaan bersamaan, uang sebagai hadiah lelah dan juga ibadah disisi-Nya.
