Foto Keluarga (Sumber : Dokumen Pribadi)
Mempunyai waktu bersama keluarga adalah hal yang sangat berharga bagi setiap orang tua. Karena dengan melakukan kegiatan bersama keluarga, kita akan membangun persatuan dan mempererat tali kekeluargaan. Beberapa wanita akan merasa bebas ketika anaknya sudah besar dan tidak ingin main dengannya serta memiliki dunia sendiri.
Padahal di sisi lain, dalam hati kecil seorang ibu, rasa itu seperti fase kehilangan. Tepatnya hilangan kekuatan bersama anak, kehilangan dunia anak, dan merasa bahwa anak cepat beranjak dewasa. Dewasa ini banyak selebriti dan influencer yang cukup gencar membahas sistem parenting mereka.
Ada salah satu yang menarik dari mereka, yakni perihal menghabiskan waktu bersama anak. Mereka mengungkapkan bahwa betapa berharganya waktu bersama anak disela kehidupan sibuk mereka menjadi pekerja seni. Seperti yang kita sadari, ada waktu yang sebenarnya dianggap krusial untuk menemani anak, lebih tepatnya di usia saat mereka balita.
Karena setelah memasuki usia sekolah dasar lalu waktu transisi menuju sekolah menengah, mereka akan memiliki dunia sendiri, baik itu dunia hobi atau pertemanan. Mereka biasanya sudah tidak ingin ikut dengan orang tuanya, mereka lebih banyak memanfaatkan waktu untuk bermain dengan teman-temannya. Jadi, sebelum masa itu datang, kita harus memaksimalkan pengasuhan dan pendampingan untuk anak.
Meski anak-anak tidak begitu mengerti, tapi usia inilah yang sangat menentukan, seberapa erat bonding orang tua dan anak nantinya. Dikutip dari laman Baby Happy Diapers, ada lima manfaat menghabiskan waktu bersama anak. Yakni, membangun rasa percaya diri, anak merasa dicintai, meningkatkan kemampuan akademik anak, mengasah keterampilan komunikasi, dan memperkuat ikatan keluarga.
Berikut ini ada beberapa penjelasan sederhana, manfaat meluangkan waktu bersama anak.
1. Membangun Rasa Percaya Diri
Percaya diri anak bisa keluar dengan sendirinya, jika ia merasa dihargai, dihormati dan diberi ruang sebagai dirinya sendiri. Ia akan berekspresi, sesuai dengan apa yang dia inginkan sebagai pribadi aslinya. Momen ini bisa kita dapatkan dengan bermain bersama anak, berolahraga, atau sekadar berjalan-jalan di taman.
2. Anak Merasa Dicintai
Ketika melibatkan anak dalam segala kegiatan berkeluarga, seperti dimintai tolong, atau didengar pendapatnya, anak akan merasa lebih dicintai dan lebih memiliki kekuatan berekspresi. Karena biasanya, ketika anak terbiasa menumpahkan perasaannya dengan bercerita di rumah, diri mereka sudah merasa bahwa tidak harus berbicara lagi kepada orang lain, untuk didengarkan. Cukup bercerita dengan orang tuanya di rumah, dan belajar mendengarkan pandangan orang lain dari mulut orang tuanya.
3. Meningkatkan Kemampuan Akademik
Meningkatkan kemampuan akademik yang dimaksud disini kurang lebih seperti dalam agama Islam. Ibu adalah madrasah pertama, jadi sebelum mendapatkan pembelajaran yang lebih luas di luar sana, orang tua di rumah, terutama ibu harus memberikan dasar-dasar pendidikan. Misalnya dalam adab keseharian dan cara bermasyarakat, lalu dasar-dasar untuk mempelajari banyak materi di sekolah, seperti berhitung dan membaca.
Adanya kemajuan teknologi informasi, siapa saja bisa mengakses teori tentang bagaimana baiknya pendidikan dasar yang sesuai. Misalnya dengan mengasah kemampuan motorik, dan mengasah kepekaan hati. Tentu itu semua harus berbekal dari keluarga.
4. Mengasah Keterampilan Komunikasi
Komunikasi yang baik dengan anak akan membuat anak merasa dihargai saat bercerita. Disaat ini pula, kita sebagai orang tua yang harus bertindak sebagai teman, tetapi patut digarisbawahi, sebagai teman di sini adalah ketika kita masuk ke dalam dunianya. Namun, bukan berarti anak setelah besar nanti dia bisa seenaknya, tidak menghargai kita.
Kita, sebagai orang tua yang harus masuk ke dalam dunianya ketika ia bercerita.
Posisikan diri kita di dalam usianya, agar kita bisa lebih mengerti apa yang mereka rasakan. Seperti merespon banyak pertanyaan dari dia, ataupun kita yang merespon pertanyaannya.
Tentu hal ini akan sangat berpengaruh dalam kemampuan dia berkomunikasi ke depannya.
5. Memperkuat Ikatan Keluarga
Menghabiskan waktu bersama si kecil dan berkomunikasi bersamanya, tentu akan membuat ikatan emosional dalam keluarga menjadi lebih erat. Kegiatan ini bisa berpengaruh terhadap cara dia berinteraksi dengan orang lain, termasuk dalam bidang pertemanan dan bermasyarakat.
Bagaimana Ayah Bunda?
Apakah sudah maksimal menemani anak hari ini? Jika tidak bisa setiap hari, yuk luangkan dan habiskan akhir pekan bersama anak, tidak perlu jalan-jalan, dan tidak perlu rogoh kocek dalam-dalam. Yang mereka butuhkan hanyalah waktu kita yang perlu duduk bersama anak, bermain dan menemaninya serta memantau tumbuh kembangnya.

